Minggu, 16 Oktober 2011

Perilaku Dalam Berorganisasi P1

PERILAKU KEORGANISASIAN

- TUJUAN INSTRUKSIONAL KHUSUS
Mahasiswa dapat memahami konsep dasar perilaku keorganisasian, komunikasi, negosiasi, motivasi, tim, manajemen konflik dan kepemimpinan dalam memanajemen organisasi.

- SUB POKOK BAHASAN :
1. Pengertian dan Konsep Dasar Perilaku Keorganisasian
2. Unsur Perilaku Keorganisasian Tantangan dan Peluang
3. Komunikasi dalam Organisasi Tipe Komunikasi
4. Hambatan Komunikasi

- SUB POKOK BAHASAN :
1. Konsep Dasar Negosiasi
2. Negosiasi Efektif
3. Konsep dasar Motivasi Konsep Dasar Tim
4. Tipe Tim
5. Manajemen Konflik Teori Kepemimpinan

- Mengapa Perlu Mempelajari Ilmu Keorganisasian??
1. Mencapai tujuan
2. Menjaga dari perilaku perorangan, kelompok dan struktur dalam organisasi
3. Mencapai efisiensi dan efektivitas

Efisien : Melakukan sesuatu dengan benar/Hemat
Efektif : Kemampuan untuk memilih sasaran yang tepat utk mencapai tujuan

- Keberhasilan Organisasi
• Mampu tidaknya manajer menjalankan fungsi manajemennya
• Tersedianya tenaga operasional yg trampil sesuai dengan bidangnya
• Tersedianya anggaran yg memadai
• Tersedianya sarana & prasarana kerja
• Adanya mekanisme kerja yg sesuai
• Iklim kerja yg positif



- Management Proses (Cont’d)
1. Planning
Mendefinisikan tujuan, membangun strategi, dan mengembangkan rencana untuk mengkoordinasikan seluruh kegiatan
2. Organizing
Menentukan apa tugas-tugas yang harus dilakukan, siapa yang melakukannya, bagaimana tugas-tugas harus dikelompokkan, siapa melapor kepada siapa, dan dimana keputusan harus dibuat
3. Actuating
memotivasi karyawan, mengarahkan kegiatan orang lain dalam sebuah tim yang baik.
4. Controlling
Proses pemantauan kinerja, membandingkannya dengan tujuan, dan mengoreksi setiap penyimpangan yang terjadi secara signifikan

- PERAN MANAJER
Henry Mintzberg (Donelly et al, 1987)
Dalam mempelajari aktivitas para manajer puncak menyimpulkan bahwa hari - hari kerja seorang manajer dipenuhi dengan berbagai kegiatan yg dpt dikelompokkan dalam 3
macam peran :
• Peran antarpribadi
• Peran informasional
• Peran keputusan

What is OB ?
…is the field of study that is draws on theory, methods, and principles from various discipline to learn about individual’s perception, values, learning capacities, and actions while working in groups and within the organization and its human resources, missions, objectives, and strategies (Gibson et al 2000:51)

OB merupakan cara berpikir pada tingkat individu, kelompok dan organisasi
OB bersifat yang menggunakan prinsip, model, teori, dan metode
• Disiplin ilmu dalam OB: psikologi, Sosiologi, Antropologi, Politik
OB berorientasi kemanusiaan yaitu manusia dan perilakunya seperti persepsi, kapasitas pembelajaran, kepribadian dan motivasi dalam bekerja
OB berorientasi kinerja
OB berhubungan dengan faktor eksternal
OB sangat tergantung pada metode ilmiah yang menuntut rasionalitas

- Disiplin Ilmu Dalam OB
1. Psikologi : ilmu yg berusaha mengukur, menjelaskan dan kadang mengubah perilaku manusia dan binatang lain secara individu (problem kelelahan, stress persepsi, kepribadian, pelatihan, dll)
2. Sosiologi : mempelajari sistem sosial dimana individu2 mengisi peran-peran mereka (dinamika kelompok, desain tim, budaya organisasi, struktur komunikasi, konflik, dll)
3. Psikologi sosial : memadukan konsep-konsep psikologi dan sosiologi. Fokus pada pengaruh orang pada orang lain (pola komunikasi, proses pengambilan keputusan kelompok, dll)
4. Antropologi : Mempelajari masyarakat dan kegiatannya, budaya dan lingkungannya. (lingkungan organisasi, budaya nasional, dll)
5. Politik : Mempelajari perilaku individu dan kelompok dalam suatu lingkungan politik (mstruktur konflik, alokasi kekuasaan, manipulasi kekuasaan, dll).


- Tantangan OB
• Responding to Globalization
• Improving quality and productivity
• Improving people’s skill
• Managing workforce diversity
• Empowering people
• Coping with temporariness
• Stimulating innovation and change
• Improving ethical behavior
• Declining employee loyalty

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar